Fish

Selasa, 23 April 2013

Kelebihan & Kekurangan Software Proses

Kelebihan dan Kekurangan Software Proses ini menurut pemahaman saya dari baca baca artikel teman 

1.Model Linear Squential/Waterfall 
   Kelebihan :

  1. Mudah di aflikasikan 
  2. Meberikan Tempalte tentang metode analisis, desain,  pengkodean, pengujian,dan pemeliharaan.
  3. Cocok di gunakan untuk produk Software yang sudah jelas kebutuhannya di awal,sehingga minim kesalahanya.

   Kekurangan :

  1. Terjadinya pembagian proyek menjadi tahap-tahap yang fleksibel, karena komitmen harus di lakuka pada tahap awal prose.
  2. Sulit untuk memahami perubahan yang di inginkan Customer
  3. Proses lumayan lama di karanakan di kerjakan  tahap pertahap selesai taha awal baru bisa lanjut ketahap selanjutnya,
  4. Perubahan di tenggah- tenggah penggerjaan akan membuat binggung tim work yang sedang membuat produkadanya waktu mengangur bagi pengembang, karena harus menunggu anggota ti, proyek lainya memutuskan pekerjaanya. 


2.Model Prototyping
   Kelebihan :

    1. Menghemat waktu pengembangan
    2. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan
    3. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan  kebutuhan pelanggan
    4. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya
    5. User dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan sistem

  Kekurangan

  1. Proses analisis dan perancangan terlalu singkat
  2. Biasanya kurang fleksible dalam mengahadapi perubahan
  3. Walaupun pemakai melihat berbagai perbaikan dari setiap versi prototype, tetapi pemakai mungkin tidak menyadari bahwa versi tersebut dibuat tanpa memperhatikan kualitas dan pemeliharaan jangka panjang
  4. Pengembang kadang-kadang membuat kompromi implementasi dengan menggunakan sistem operasi yang tidak relevan dan algoritma yang tidak efisien

3. Model RAD (Rapid Application Development) 
    Kelebihan model RAD :

  1. Lebih efektif dari pendekatan waterfall/sequential linear dalam menghasilkan sistem yang memenuhi kebutuhan langsung dari pelanggan
  2. Cocok untuk proyek yang memerlukan waktu yang singkat


    Kekurangan model RAD :

  1. RAD tidak cocok digunakan untuk sistem yang mempunyai resiko teknik yang tinggi
  2. Membutuhkan orang yang banyak untuk menyelesaikan sebuah proyek berskala besar
  3. Pengembang dan customer harus punya komitmen yang kuat untuk menyelesaikan sebuah software
  4. Jika sistem tidak di bangun dengan benar maka RAD akan bermasalah
  5. Jika ada perubahan di tengah-tengah pengerjaan maka harus membuat kontrak baru antara pengembang dan customer

4. Model Increment
   Kelebihan model Increment :

  1. Cocok digunakan bila pembuat software tidak banyak/kekurangan pembuat
  2. Mampu mengakomodasi perubahan kebutuhan customer

   Kekurangan model Increment :

  1. Hanya akan berhasil jika tidak ada staffing untuk penerapan secara menyeluruh
  2. Penambahan staf dilakukan jika hasil incremental akan dikembangkan lebih lanjut
  3. Hanya cocok untuk proyek dengan skala kecil

5. Model SpiralKe
   lebihan model Spiral :


  1. Lebih cocok untuk pengembangan sistem dan perangkat lunak skala besar
  2. Pengembang dan pemakai dapat lebih mudah memahami dan bereaksi terhadap resiko setiap tingkat evolusi karena perangkat lunak terus bekerja selama proses


    Kekurangan model Spiral :


  1. Sulit untuk meyakinkan pemakai (saat situasi kontrak) bahwa penggunaan pendekatan ini akan dapat dikendalikan
  2. Memerlukan tenaga ahli untuk memperkirakan resiko, dan harus mengandalkannya supaya sukses
  3. Belum terbukti apakah metode ini cukup efisien karena usianya yang relatif baru
  4.  

Tidak ada komentar: